Apa Itu Uang Muka KPR dan Bagaimana Cara Menghitungnya ? Ini Pembahasannya

Uang Muka KPR Rumah - Salah satu unsur yang akan muncul pada proses pembelian rumah dengan cara KPR adalah DP atau Down Payment.

DP atau lebih dikenal dengan sebutan Uang Muka ini sifatnya wajib untuk dibayarkan sebelum proses kredit dijalankan.

Pada dasarnya Uang Muka ini tidak hanya diterapkan pada pembelian rumah dengan cara kredit saja tetapi diterapkan juga pada proses pembelian kredit lainnya.

Hanya saja biasanya Uang Muka akan digunakan jika barang yang akan dibeli memiliki harga yang relatif cukup mahal.

Kita sebut saja misalnya KPR, Kredit Kendaraan baik Motor ataupun Mobil serta kredit barang lain yang memang harganya cukup tinggi.

 

Apa Itu Uang Muka ?

 

Uang Muka adalah sejumlah uang yang harus dibayarkan secara tunai pada saat akan membeli sebuah barang dengan cara kredit.

 

Uang Muka KPR Rumah - firstfin.web.id

 

Biasanya Uang Muka ini akan dibayarkan pada awal proses pembelian barang dengan cara kredit tersebut.

Karena memang pada konsep pembelian kredit ini Uang Muka merupakan bagian dari harga yang telah disepakati.

Sehingga pada prosesnya Uang Muka yang sudah dibayarkan akan otomatis mengurangi harga dari barang yang akan dijual.

 

Apakah KPR Harus Menggunakan Uang Muka ?

 

Selanjutnya secara khusus pada proses pembelian rumah dengan cara kredit atau KPR tentu akan menggunakan Uang Muka. Karena seperti yang sudah kita ketahui bahwa harga unit rumah memang cukup tinggi.

Harga unit rumah yang tinggi tersebut tentu mewajibkan Nasabah untuk membayar Uang Muka jika ingin membeli unit rumah dengan cara kredit atau KPR melalui Bank penyedia jasa kredit.

Dalam prosesnya memang hampir seluruh transaksi pembelian unit rumah harus menyertakan Uang Muka sebagai salah satu biaya yang dibayarkan diawal proses kredit.

Tapi mohon dicatat bahwa pada jenis tertentu ada juga KPR yang tidak perlu membayar Uang Muka.

 

Apakah Bisa KPR Tanpa Uang Muka ?

 

Seperti yang disebutkan diatas bahwa dalam kondisi tertentu ada unit rumah yang bisa dibeli dengan cara KPR tanpa menggunakan Uang Muka.

 

Baca Juga : KPR Rumah Subsidi : Definisi, Syarat, Ketentuan, Cara Pengajuan dan Simulasi Angsuran

 

Ada dua jenis KPR yang bisa dijalankan tanpa menggunakan Uang Muka yaitu KPR Rumah Subsidi serta KPR Rumah dengan DP 0%.

Khusus untuk rumah Subsidi memang cukup bervariasi, ada yang menggunakan Uang Muka dan ada juga yang tidak menggunakan Uang Muka.

Untuk kepastian tersebut silahkan tanyakan langsung kepada Developer atau Pengembang perumahan yang kita gunakan untuk membantu proses KPR. 


Fungsi Uang Muka KPR

 

Pada dasarnya Uang Muka memang merupakan unsur yang sangat penting pada proses KPR Rumah atau pembelian Properti lainnya.

Berikut ini adalah beberapa Fungsi dari Uang Muka :

  1. Properti atau Rumah tidak akan ditawarkan kepada orang lain
  2. Sebagai uang jaminan dari pembeli kepada penjual
  3. Menghindari munculnya kemungkinan penipuan yang dilakukan oleh pembeli kepada penjual
  4. Mengurangi harga beli atau harga jual barang

Dari keempat fungsi diatas memang cukup penting untuk membayar sejumlah uang sebagai DP atau Uang Muka baik untuk Penjual maupun untuk Pembeli.

  

Persentase Uang Muka KPR

 

Pada proses perhitungan angsuran KPR posisi Uang Muka ini biasanya akan ditentukan dalam bentuk persentase.

Secara umum memang persentase yang berlaku untuk pembayaran Uang Muka adalah 15% sampai dengan 30%. Meskipun memang ada juga Uang Muka dengan persentase dibawah angka tersebut.

Hanya saja memang untuk persentase Uang Muka dibawah 15% memang cukup jarang ditemui terutama pada proses KPR Rumah.

 

1. Uang Muka KPR Rumah Baru

 

Konsep Uang Muka ini diterapkan juga pada proses pembelian rumah baru dengan cara KPR baik yang dilakukan dengan Developer maupun perorangan.

Secara umum persentase yang digunakan pada proses KPR Rumah Baru minimal adalah sebesar 15%. Hanya saja baru - baru ini memang dibuat kebijakan khusus untuk Uang Muka pembelian rumah sampai dengan 0%.

Pembelian rumah atau KPR dengan DP 0% ini memang tidak bisa dilakukan oleh semua Bank karena ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh pihak Bank jika ingin menawarkan KPR dengan DP 0%.

Untuk Uang Muka KPR Rumah baru ini akan dibayarkan kepada pihak Developer atau perorangan yang merupakan Penjual atau pemilik rumah yang akan kita beli dengan cara KPR.


2. Uang Muka KPR Rumah Second

 

Selanjutnya yang kedua khusus untuk pembelian rumah second dan ini biasanya dilakukan kepada perorangan akan tetap diwajibkan membayar Uang Muka.

Uang Muka tersebut fungsinya sudah jelas adalah untuk memberikan jaminan dari pembeli kepada penjual bahwa sisa uang atas pembelian rumah tersebut akan dilunasi.

Apalagi jika kita membeli rumah second tersebut dengan cara kredit atau KPR karena prosesnya tentu akan memakan waktu yang cukup lama mulai dari proses pengajuan sampai dengan akad kredit.

Adapun besaran persentase yang biasa digunakan untuk pembelian rumah Second ini adalah sebesar 5%.

Tapi ini tentu bisa dibicarakan kembali dengan pihak Penjualan Rumah karena untuk Uang Muka ini akan dibayarkan langsung kepada Penjual sebagai pemilik rumah bukan kepada Bank pemberi KPR.

 

Kelebihan dan Kekurangan Membayar Uang Muka KPR

 

Meskipun memiliki peran yang sangat penting tetap saja Uang Muka pada proses KPR ini memiliki kekurangan dan kelebihan.

Mungkin kekurangan serta kelebihan ini bisa kita pertimbangkan untuk menentukan akan akan membeli rumah dengan Uang Muka atau justru akan mencari dan membeli rumah dengan DP 0%.

 

Baca Juga : Mari Menghitung Minimal Gaji Untuk KPR Rumah Subsidi dan Rumah Komersial

 

Tapi mohon dicatat bahwa biasanya Developer penyedia perumahan Komersil tidak bisa menerima KPR dengan DP 0%. Kecuali jika kita akan membeli rumah atau Perumahan selain perumahan komersil mungkin akan menawarkan KPR dengan DP 0%.

 

1. Kelebihan Membayar Uang Muka

 

Berikut ini adalah beberapa kelebihan membayar Uang Muka pada proses KPR Rumah :

  • Jumlah Pengajuan KPR akan lebih rendah
  • Jumlah cicilan per bulan akan lebih ringan
  • Angsuran akan lebih mudah dibayar dan cepat bisa dilunasi
  • Jumlah bunga per Tahun akan jauh lebih rendah


2. Kekurangan Membayar Uang Muka

 

Sedangkan berikut ini adalah beberapa kekurangan jika kita membayar Uang Muka pada proses pembelian rumah :

  • Harus menyiapkan dana yang cukup besar diawal proses KPR
  • Tidak ada jaminan tenor atau bunga rendah meskipun membayar Uang Muka
  • Uang Muka tidak mempengaruhi hasil penilaian kredit
  • Dalam kondisi tertentu mungkin Uang Muka tidak bisa dikembalikan 100% jika pengajuan KPR batal atau ditolak

 

Khusus untuk pengembalian Uang Muka jika KPR batal atau ditolak memang masing - masing Developer memiliki kebijakan yang berbeda - beda.

Untuk itu akan lebih baik jika kita meminta informasi kepada pihak Developer terkait dengan hal tersebut sebelum membayarkan Uang Muka.

 

Cara Menghitung Uang Muka KPR Rumah

 

Pada dasarnya menghitung Uang Muka ini caranya sangat mudah dilakukan karena cukup mengalikan persen Uang Muka dengan Harga Rumah saja.

 

Cara Menghitung Uang Muka KPR - firstfin.web.id

 

Ini sangat berbeda dengan cara menghitung angsuran KPR karana pada proses menghitung angsuran KPR ini tergantung kepada metode atau Cara Menghitung Bunga yang akan digunakan.


Baca Juga : Apakah Memang Ada KPR Rumah Dengan DP 0% ( 0 Persen ) ? Mari Kita Coba Membahasnya

 

Untuk contoh misalnya kita akan menghitung Uang Muka dari Harga Rumah 450.000.000 dengan tarif Uang Muka 20% maka perhitungannya adalah sebagai berikut :

 

Uang Muka = 450.000.000 x 20%

Uang Muka = 90.000.000

 

Dari perhitungan tersebut maka jumlah Uang Muka yang harus dibayarkan adalah sebesar 90.000.000

Selanjutnya angka 90.000.000 tersebut akan dijadikan pengurang kedalam pengajuan KPR dengan perhitungan sebagai berikut :

 

Pengajuan KPR = 450.000.000 - 90.000.000

Pengajuan KPR = 360.000.000

 

Dengan jumlah pengajuan KPR yang turun tersebut maka akan muncul tiga keuntungan yang mungkin bisa kita dapatkan.

Adapun tiga keuntungan yang mungkin bisa didapatkan tersebut adalah sebagai berikut :

  • Kemungkinan disetujui menjadi lebih besar
  • Jumlah angsuran KPR jauh lebih ringan
  • Jumlah bunga secara keseluruhan menjadi jauh lebih rendah

Dengan mempunyai tiga keuntungan tersebut rasanya tidak ada salahnya kita membayar Uang Muka pada proses pengajuan KPR.

Kecuali jika memang dana untuk membayar Uang Muka belum tersedia maka solusinya kita harus mencari Developer yang menawarkan KPR dengan DP 0%.   


Penutup

 

Pada dasarnya ada beberapa keuntungan yang bisa kita dapatkan jika membayar Uang Muka pada proses KPR yang akan diajukan.

Hanya saja memang butuh persiapan dana yang cukup besar pada awa proses jika ingin menambahkan Uang Muka pada proses KPR.

Tapi sebenarnya ada juga Developer yang menawarkan jumlah DP yang bisa dipilih mulai dari yang kecil sampai dengan yang besar.

Tentu ini bisa dijadikan sebagai opsi jika memang kita tidak memiliki dana yang cukup besar untuk membayar Uang Muka kKPR.

Bagian yang paling penting pada proses KPR adalah menyesuaikan kemampuan keuangan dengan angsuran per bulan.

Tentu didalamnya ada juga hal penting lainnya yaitu untuk menyesuaikan Uang Muka dengan dana yang dimiliki saat ini.

Jangan sampai keinginan untuk membayar Uang Muka justru akan membebani keuangan yang terlalu berat sehingga berakibat yang kurang baik kedalam anggaran keuangan keluarga.

Itulah pembahasan kita kali ini tentang Uang Muka KPR dan semoga artikel ini bermanfaat untuk semua pembaca.   

 Ikuti Informasi Terbaru Kami di Google News