Cara Membuat Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kas Kecil Lengkap Dengan Rumus Saldo Akhir

Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Kas - Salah satu laporan yang akan rutin dibuat dalam Perusahaan adalah Kas.

Kas ini merupakan laporan yang akan menampilkan penerimaan serta pengeluaran dana yang ada di Perusahaan tersebut.

Secara umum memang kas ini juga dibagi ke dalam tiga jenis yaitu Kas Kecil, Kas Besar dan Kas Bank.

Pembagian ketiga jenis kas di atas ditentukan berdasarkan jenis transaksi serta jumlah dari nominal transaksinya.

Dalam artikel ini kita akan bahas bagaimana cara membuat laporan Kas Kecil berdasarkan penerimaan dan pengeluaran.

 

Cara Membuat Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Kas Kecil

 

Untuk membuat Laporan kas Kecil setidaknya ada beberapa unsur yang wajib untuk kita tampilkan.

Tapi sebelum itu apakah sudah mengetahui apa itu Kas Kecil ?

Kas Kecil adalah kas yang digunakan untuk pengeluaran operasional dengan jumlah yang tidak terlalu besar.

Kas kecil ini akan mengalokasikan pengeluaran biaya operasional dengan batasan yang sudah ditentukan.

Dalam prosesnya Kas Kecil ini akan membiayai operasional perusahaan dalam bentuk tunai.

Sedangkan untuk biaya operasional atau pengeluaran lain yang sifatnya non tunai maka akan dicatat pada Kas Bank.

Seperti yang disebutkan di atas bahwa setidaknya ada beberapa unsur yang wajib dimunculkan pada laporan kas Kecil.

Adapun unsur - unsur tersebut adalah sebagai berikut :

  • Tanggal transaksi
  • Keterangan transaksi
  • Debit untuk kolom penerimaan Kas
  • Kredit untuk kolom pengeluaran Kas
  • Saldo akhir Kas

Lima unsur yang disebutkan di atas memang paling minimal yang harus dicantumkan pada Laporan Kas Kecil.

Untuk contoh Laporan Kas Kecil yang akan kita bahas silakan perhatikan gambar berikut ini :

 

contoh laporan Kas Kecil

 

Dalam contoh di atas kita sudah buat Laporan kas Kecil yang terdiri dari beberapa kolom.

 

Baca Juga : Kas Kecil Metode Imprest atau Dana Tetap Lengkap Dengan Contoh dan Jurnalnya

 

Untuk penjelasan dan cara pengisian dari masing - masing kolom tersebut mari kita bahas satu persatu.

 

1. Kolom Tanggal Pada Laporan Kas Kecil

 

Kolom ini akan diisi dengan tanggal terjadinya transaksi dan tentu harus sesuai antara tanggal pada kolom ini dengan tanggal pada Bukti Penerimaan Kas atau Bukti Pengeluaran Kas.

Dalam prosesnya tanggal ini biasanya akan ada 2 versi yang berbeda yaitu tanggal transaksi dengan tanggal pembukuan.

Misalnya kita membeli ATK tanggal 2 sore dan baru di bukukan tanggal 3 pagi maka pada Bukti Pengeluaran Kas tanggal yang ditulis adalah tanggal 3 bukan tanggal 2.

Selanjutnya untuk tanggal yang diketik pada kolom Kas Kecil adalah tanggal di bukukan transaksi atau tanggal yang dicantumkan pada Bukti Penerimaan atau Bukti Pengeluaran Kas.

 

2. Kolom Keterangan Pada Laporan Kas Kecil

 

Kolom selanjutnya yang harus kita buat dan ada pada Laporan Kas Kecil adalah kolom Keterangan atau kadang dinamakan kolom Uraian.

Kolom ini akan kita isi degan deskripsi atau penjelasan singkat tentang transaksi yang di bukukan.

Penjelasan ini sifatnya akan memberikan informasi terkait dengan uang yang dikeluarkan.

Untuk itu penjelasan ini harus sesuai dengan transaksi yang dilakukan supaya tidak salah informasi.

 

3. Kolom Debet Pada Laporan Kas Kecil

 

Kolom selanjutnya yang ada pada Laporan Kas Kecil adalah kolom Debet atau biasa juga disebut kolom Penerimaan.

Kolom ini akan diisi dengan jumlah uang sesuai dengan penerimaan Kas masuk pada Laporan.

Jumlah ini nantinya akan menambah saldo akhir Kas pada kolom Saldo di bagian paling kanan.

 

4. Kolom Kredit Pada Laporan Kas Kecil

 

Kolom ini merupakan kebalikan dari kolom Debit yaitu akan diisi dengan angka jumlah pengeluaran Kas.

Kolom ini akan mengurangi saldo Kas karena memang posisinya kita melakukan pengeluaran uang.

 

5. Kolom Saldo Pada Laporan Kas Kecil

 

Kolom yang terakhir pada Laporan Kas Kecil yang kita buat adalah kolom Saldo Akhir.

Kolom ini akan menampilkan berapa jumlah posisi saldo akhir Kas sesuai dengan tanggal pembukuan.

 

Baca Juga : Contoh Bukti Penerimaan Kas Pada Sistem Pembukuan Kas Kecil

 

Rumus yang digunakan untuk menghitung Saldo Akhir Kas adalah sebagai berikut :

 

Saldo Akhir = Saldo Awal + Penerimaan - Pengeluaran

 

Dengan rumus tersebut maka secara otomatis saldo akhir kas akan muncul sesuai dengan angka yang kita masukkan.

Itulah pembahasan kita kali ini tentang cara membuat laporan Kas Kecil dan semoga artikel ini bermanfaat untuk semua pembaca.

 Ikuti Informasi Terbaru Kami di Google News