Kas Kecil Metode Imprest atau Dana Tetap Lengkap Dengan Contoh dan Jurnalnya

Kas Kecil Metode Imprest - Dalam proses pembukuan keuangan khususnya Kas Kecil kita mengenal dua metode pencatatan.

Metode yang pertama adalah metode dana tetap atau Imprest Fund System serta metode yang kedua adalah Metode dana berubah - ubah atau Fluctuating Fund System.

Jika dilihat dari sisi pencatatan maka sudah tentu kedua metode dalam Kas Kecil di atas akan sangat berbeda.

Dalam artikel ini kita akan bahas tentang Kas Kecil Metode Imprest atau dana tetap lengkap dengan contoh dan jurnalnya.

 

Kas Kecil Metode Imprest Fund System atau Dana Tetap

 

Kas Kecil adalah dana cadangan yang disimpan oleh perusahaan untuk membiayai pengeluaran operasional dengan jumlah yang relatif kecil.

Dalam prosesnya Kas Kecil atau Petty cash ini dibagi ke dalam dua metode yaitu Imprest dan Fluctuating.

Tentu kedua metode pada Kas Kecil diatas akan memiliki perbedaan baik pada konsep serta pencatatan jurnalnya.

Pada artikel ini yang akan kita bahas adalah Kas Kecil metode Imprest Fund System atau metode dana tetap.

 

1. Pengertian Kas Kecil Metode Imprest

 

Kas Kecil Imprest atau dana tetap adalah sistem atau metode pada Kas Kecil dengan jumlah dana yang selalu tetap.

Ciri utama dari Kas Kecil metode Imprest tentu jumlah dananya akan selalu tetap atau tidak berubah.

Perbedaan metode Imprest dan Fluctuating ada pada sistem dan jumlah dana yang ditetapkan.

Karena pada sistem Imprest atau dana tetap maka jumlah dana pada Kas Kecil akan selalu sama.

Sedangkan pada system dana Fluctuating atau tidak tetap jumlah Kas Kecil akan terus berubah tergantung ke dalam pengeluaran operasional yang di bayarkan.

 

2. Tahapan Kas Kecil Metode Imprest

 

Selanjutnya mari kita bahas tahapan pelaksanaan dari Kas Kecil metode Imprest atau metode dana tetap.

Urutan atau tahapan pelaksanaan Kas Kecil metode Imprest adalah sebagai berikut :

  1. Kasir akan diberikan dana untuk operasional pada awal periode dan jumlah ini akan menjadi saldo awal Kas Kecil
  2. Kasir membayar setiap pengeluaran operasional sesuai dengan ketetapan Perusahaan
  3. Diakhir periode dari Kas Kecil maka Kasir diwajibkan untuk mengajukan pengisian kembali saldo Kas supaya di akhir periode saldo Kas akan kembali seperti awal periode
  4. Tidak boleh ada penambahan saldo di tengah periode

Dari tahapan di atas terlihat bahwa point pentingnya ada pada bagian pengisian kembali Kas Kecil.

Karena keterlambatan pengisian kembali Kas Kecil akan berakibat pada terhambatnya pengeluaran operasional yang sumbernya dari Kas Kecil.

 

3. Kelebihan dan Kekurangan Kas Kecil Metode Imprest

 

Selanjutnya pembahasan yang ketiga kita akan melihat kelebihan serta kekurangan pada Kas Kecil metode Imprest.

Adapun kelebihan dari Kas Kecil metode Imprest atau dana tetap adalah sebagai berikut :

  • Lebih mudah dalam pencatatan pembukuan
  • Kontrol lebih mudah karena saat pengisian kembali langsung menyertakan bukti transaksi
  • Lebih mudah mengetahui total jumlah pengeluaran rutin selama periode Kas Kecil
  • Lebih efektif karena Kasir akan berhati - hati untuk mengeluarkan Kas hanya pada yang sifatnya penting saja
  • Lebih mudah mengetahui jumlah biaya operasional karena total pengisian kembali merupakan biaya operasional pada periode yang bersangkutan

Selanjutnya kekurangan dari Kas Kecil metode Imprest atau metode dana tetap adalah sebagai berikut :

  • Tidak bisa melakukan penambahan Kas Kecil di tengah periode
  • Jumlah saldo fisik sulit diketahui karena pada catatan saldo akan selalu tetap
  • Jika ada kekurangan di tengah periode tidak akan ada pencatatan pada pembukuan

Dari kelebihan dan kekurangan di atas silakan tentukan apakah kita akan menggunakan metode ini atau tidak.

 

4. Contoh dan Jurnal Metode Kas Kecil Imprest

 

Selanjutnya untuk yang terakhir mari kita melihat contoh serta jurnal yang digunakan pada Kas Kecil metode Imprest atau metode dana tetap.

Untuk contoh dan jurnal pencatatan Kas Kecil metode Imprest silahkan baca uraian dibawah sampai dengan selesai.

 

Baca Juga : Contoh Kas Kecil Metode Fluktuasi atau Dana Tidak Tetap Lengkap Dengan Contoh dan Jurnalnya

 

PT. FirstFin melakukan pencatatan Kas Kecil dengan menggunakan metode Imprest Fund System. Pengisian kembali Kas Kecil di lakukan setiap tanggal 15 setiap periodenya.

Transaksi yang terjadi pada periode Maret 2023 adalah sebagai berikut :

  • Tanggal 1 Maret 2023 : Manajemen menetapkan dilakukan pengisian Kas Kecil dengan jumlah untuk saldo awal sebesar 3.500.000
  • Tanggal 2 Maret 2023 : di bayarkan dari Kas Kecil sebesar 850.000 untuk pembelian ATK
  • Tanggal 8 Maret 2023 : di bayaran dari Kas Kecil sebesar 950.000 untuk biaya listrik
  • Tanggal 10 Maret 2023 : di bayarkan dari Kas Kecil pembelian perlengkapan sebesar 750.000

Dari transaksi - transaksi di atas pencatatan pada buku Kas Kecil adalah sebagai berikut :

 

Tanggal 1 Maret 2023 :

(D) Kas Kecil             3.500.000

      (K) Kas                     3.500.000

Tanggal 2 Maret 2023 : tidak ada pencatatan

Tanggal 8 Maret 2023 : tidak ada pencatatan

Tanggal 10 Maret 2023 : tidak ada pencatatan

 

Selanjutnya pada tanggal 15 Maret 2023 akan dilakukan pengisian kembali Kas Kecil dan Jurnal yang dibuat bukan pada buku Kas Kecil melainkan pada Buku Kas.

Adapun Jurnal pencatatan pengisian kembali Kas Kecil tanggal 15 Maret 2023 yang dilakukan pada Buku Kas adalah sebagai berikut :

 

(D) Biaya ATK          850.000

(D) Biaya Listrik      950.000

(D) Biaya Perlengkapan 750.000

         (K) Kas              2.550.000

 

Pada saat penjurnalan dilakukan tanggal 15 Maret 2023 pada Buku Kas maka dana Kas sebesar 2.550.000 akan otomatis di setorkan kembali ke dalam Kas Kecil.

 

Kas Kecil Metode Imprest

Sehingga saldo Kas Kecil akan otomatis kembali ke awal yaitu sebesar 3.500.000 dan angka ini merupakan jumlah dari saldo fisik Kas Kecil tanggal 15 sebesar 950.000 + 2.550.000.

Dari penjelasan di atas terlihat bahwa pada metode Imprest ini pencatatan Kas Kecil hanya dilakukan pada saat pengisian Kas Kecilnya saja.

Jumlah biaya yang akan di jurnal tentu akan muncul dari Buku Kas bukan dari Kas Kecil dan angka ini akan muncul setiap periode pengisian kembali Kas Kecil.

Itulah pembahasan kita kali ini tentang Kas Kecil metode Imprest atau dana tetap dan semoga artikel ini bermanfaat untuk semua pembaca.

 Ikuti Informasi Terbaru Kami di Google News