2 Jenis Bunga Yang Sering Digunakan Pada Sistem Kredit Jangka Pendek

Bunga Untuk Kredit Jangka Pendek - Jika membahas jangka waktu pada Kredit tentu kita bisa bagi ke dalam dua jenis.

Jenis yang pertama adalah Kredit dengan jangka waktu yang panjang misalnya KPR atau Kredit Pemilikan Rumah.

Sedangkan jenis yang kedua adalah Kredit dengan jangka waktu yang pendek misalnya kredit kendaraan atau kredit HP atau yang lainnya.

Tapi memang batasan panjang atau pendeknya pada jangka waktu kredit ini tidak ada aturan secara jelas.


Jenis Bunga Untuk Kredit Jangka Pendek


Panjang atau pendeknya jangka waktu kredit tersebut tentu akan berpengaruh terhadap pilihan jenis bunga yang akan digunakan.

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa pada bunga kredit di dalamnya terdiri dari beberapa jenis.

Khusus untuk kredit dengan jangka waktu pendek juga biasanya ada dua jenis bunga yang sering digunakan.

Meskipun memang pada dasarnya menggunakan bunga di luar dua ini pun tetap saja tidak di permasalahkan.

Untuk dua jenis bunga yang sering digunakan untuk kredit dengan jangka pendek mari kita bahas satu persatu sampai dengan selesai.


1. Suku Bunga Flat


Suku bunga flat adalah suku bunga yang perhitungan bunga serta pokoknya akan selalu menggunakan jumlah pokok pinjaman di awal periode.

Angsuran pada periode keberapapun perhitungan pokok dan bunga tetap akan mengambil angka awal periode.


Rumus bunga Flat


Pada suku bunga flat ini jumlah angsuran pokok serta jumlah angsuran bunga akan terus sama mulai dari awal periode sampai dengan akhir periode.

 

Baca Juga :  Bunga Flat -  Simulasi dan Perhitungan Bunga Flat Untuk Pinjaman Kredit

 

Karena jumlah pokok dan bunga akan selalu sama maka jumlah angsuran per bulannyapun akan selalu sama.

Misalnya kita akan menghitung angsuran dengan jumlah pinjaman 10.000.000 dengan jangka waktu 12 bulan dan bunga 10% maka perhitungan bunga Flat adalah sebagai berikut :


Jumlah Pinjaman : 10.000.000

Jangka Waktu : 12 Bulan

Bunga : 10%


Pokok = 10.000.000 / 12

Pokok = 833.333


Bunga = (10.000.000 x 10% ) / 12

Bunga = 1.000.000 / 12

Bunga = 83.333


Angsuran per Bulan = 833.333 + 83.333

Angsuran per Bulan = 916.666


Dari contoh di atas terlihat bahwa cara menghitung bunga Flat ini sangat mudah dibandingkan dengan perhitungan jenis bunga kredit yang lain.


2. Suku Bunga Fixed


Selanjutnya bunga yang kedua dan sering digunakan pada perhitungan kredit dengan jangka waktu pendek adalah bunga Fixed.

Sebenarnya konsep dasar perhitungan pada bunga Fixed ini hampir sama dengan bunga Flat yang sudah kita bahas sebelumnya.

Bahkan jumlah angsuran pada metode bunga Fixed inipun akan selalu sama setiap periode atau setiap bulannya.

Perbedaannya adalah pada perhitungan pokok bunga Fixed jumlahnya akan selalu naik setiap periodenya.

Sebaliknya pada perhitungan bunga dari metode bunga Fixed ini justru akan terus menurun setiap periode.

Bunga yang terus menurun dan pokok yang terus naik inilah yang membuat jumlah angsuran per bulan akan selalu sama.

Selanjutnya kita akan coba memberikan contoh perhitungan bunga Fixed seperti pada pembahasan yang pertama.

Supaya perhitungannya jauh lebih mudah Saya akan menggunakan rumus Excel PMT dan rumus Excel IPMT.

Untuk contoh misalnya kita akan menghitung jumlah angsuran yang sama seperti pada contoh di atas maka dengan metode bunga Fixed adalah sebagai berikut :


Bunga : 83.333

Angsuran Per Bulan : 879.158

Pokok : 795.825


Dengan simulasi bunga Fixed di atas terlihat bahwa jumlah pokok dan bunga memang akan terus berubah kecuali angsurannya.

Itulah pembahasan kita kali ini tentang jenis bunga untuk kredit jangka pendek dan semoga artikel ini bermanfaat untuk semua pembaca.

 Ikuti Informasi Terbaru Kami di Google News